Kota-kota Metropolitan dalam Islam

  
Kota-kota Metropolitan dalam Islam, yang kini hanya menjadi sejarah

Abad ke 3 Hijriah/Abad ke-10 Masehi, muncul 3 metropolitan dalam Islam, yaitu Baghdad, Cordoba dan Sevilla, Kala itu Peradaban Bizantium dan India belum mampu menyaingi ketiga kota tersebut. Baghdad berpenduduk 3 juta jiwa, Cordoba berpenduduk 500 ribu jiwa, Sevilla berpenduduk 400 ribu jiwa.
Tahun 350 Hijriah, Cordoba terbagi menjadi 28 Distrik, yang terdapat didalamnya 13.000 rumah (villa) yang dikelilingi taman yang luas. Cordoba memiliki julukan “mutiara dunia”, serta sebagai salah satu kota dengan peradaban terhebat di dunia pada zamannya, orang-orang dari seluruh penjuru dunia, apapun agamanya memiliki keinginan untuk bepergian ke Cordoba. Terutama ke Distrik az-Zahra, salah satu distrik yang ada di Cordoba. dengan tempat-tempat yang paling favorit dikunjungi adalah Jembatan, Masjid, Perpustakaan dan Universitas yang ada di Cordoba.
Terdapat berbagai macam pasar di Cordoba, mulai dari pasar alat senjata, pasar emas, pasar buku, pasar bunga, pasar hewan, pasar kertas, pasar alat-alat kimia, pasar obat, menjadikan Cordoba sebagai salah satu kota yang maju perekonomiannya pada zamannya.
Ketika para Raja Eropa masih makan dan minum dengan tengkorak kepala sebagai wadahnya, dan wilayahnya masih banyak yang gelap dalam malam hari, jalan-jalan di Cordoba sudah dilapisi dengan bahan batu dan diterangi oleh cahaya lampu. 1 kota Cordoba saja memiliki 50 Rumah Sakit, betapa majunya kedokteran Islam di zaman itu. Padahal Rumah Sakit pertama yang ada di Barat/Eropa (Perancis) baru muncul 900 tahun kemudian.

Terdapat 2 Universitas di Cordoba, Universitas Umayyah dan Universitas Cordoba, yang keduanya merupakan universitas bergengsi pada zamannya. Telah ditemukan sebuah surat dari Raja Inggris untuk Khalifah Hisyam bin Abdurrahman, Khalifah kedua di Andalusia, dan di dalam surat tersebut Raja Inggris memohon kepada Hisyam agar mengizinkan anak perempuannya beserta para ilmuwan dari Inggris untuk belajar di Universitas Cordoba, di akhir surat terdapat stempel raja dengan tulisan “raja yang taat kepada anda”.

Lanjut ke tahun 600 Hijriah dan menuju ke kota Fez, yang saat ini terletak di Maroko, Fez adalah kota Industri termaju di dunia pada zamannya, terdapat didalamnya 3000 pabrik konveksi, 47 pabrik sabun, 86 pabrik pengolahan kulit hewan, 116 pabrik sablon, 12 pabrik besi dan tembaga, 11 pabrik kaca, 135 pabrik cat, 400 pabrik kertas, 188 pabrik porselen, 200 toko buku.

Peradaban Islam adalah peradaban yang menggabungkan antara ilmu-ilmu akhirat dan ilmu-ilmu dunia, peradaban yang menggabungkan antara pembangunan industri dan pembangunan manusia, peradaban yang menggabungkan antara kebutuhan jiwa dan kebutuhan raga, peradaban yang menggabungkan antara kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Wallahu Ta’ala A’lam. Wa Shallallahu ‘ala Sayyidinaa Muhammad wa ‘ala Aalihi wa Shahbihi wa Sallam.

Ditulis oleh al-Faqir dalam perjalanan dari al-Madinah al-Munawwarah menuju ke Makkah al-Mukarramah, 16 Jumada ats-Tsaniyyah 1437 H/24 Maret 2016 M.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: