Saat Dingin Menyelimuti Madinah

15 Abad yang lalu di tempat ini, Kota Madinah yang menjadi tempat hijrah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersama para sahabatnya Radhiyallahu ‘Anhum telah tercatat akan suhunya yang ekstrem, panas dan dinginnya termaktub dalam al-Qur’an dan Hadis.

Ketika kaum munafik diajak untuk berangkat ke pertempuran Tabuk, mereka menjawab:

لا تنفروا في الحر

“Janganlah kamu berangkat dalam panas terik ini”
(At-Taubah: 81)

Ketika baru sampai di Madinah, dalam perjalanan hijrah dari Mekkah, sahabat Nabi tidak betah karena perbedaan cuaca antara Mekkah dan Madinah sehingga mereka melapor kepada Rasulullah atas hal ini. Mekkah berada di ketinggian 277 mdpl sedangkan Madinah berada di ketinggian 806 mdpl.

Dalam surat Ibrahim ayat 37, disebutkan Mekkah sebagai “Wadin Gharu Dzi Zar’in” (واد غير ذي زرع) atau “Lembah yang tidak memiliki lahan pertanian”, dan memang Mekkah terletak di lembah yang dikelilingi oleh gunung-gunung batu. Sedangkan Madinah merupakan dataran tinggi dan ladang pertanian yang subur.

Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari Rahimahullah, dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu:

اجتووا في المدينة

“Sekelompok orang sedang menderita sakit (karena cuaca) ketika berada di Madinah”

salah satu bukti cuaca dingin Madinah yang ekstrem adalah kondisi cuaca Madinah di Pertempuran Ahzab, tatkala kesabaran kaum musyrikin terkikis dengan angin dan dingin Madinah.

Wallahu A’lam

semoga kita semua selalu dilimpahkan kesehatan lahir bathin, dan kemudahan dalam segala aktivitas.

Allahumma Shalli ‘ala Sayyidinaa Muhammad.

One response

  1. Reblogged this on ammarmuhammad.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: