Pedoman Penyelenggaraan Harakat Akhir Ramadhan & Fathul Kutub 1433 H

SAMBUTAN

PIMPINAN PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH JAKARTA

 

Bismillahirrahmănirrahîm

Assalămu’alikum Warahmatullăhi Wabarakătuh

 

‫‫بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين و به نستعين على امور الدنيا و الدين و الصلاة و السلام على أشرف الأنبياء و المرسلين, سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم و على آله و صحبه أجمعين.

Banyak hal dapat kita syukuri pada tahun ini, di antaranya adalah meningkatnya animo kepercayaan masyarakat terhadap Pondok Pesantren Darunnajah, sekaligus sebagai amanat yang kita laksanakan.
Begitu besar harapan masyarakat terhadap Pondok Pesantren Darunnajah dan orang tua santri terhadap anak-anaknya, sehingga para santri harus terus meningkatkan kemampuannya.
Adalah kesempatan yang berharga bagi santri kelas akhir Tarbiyatul Mu’allimin/ Mu’allimat al Islamiyah (TMI) untuk melaksanakan Harakah Akhir Ramadhan (Haram), hal ini akan menjadi pengalaman yang berharga dalam ‫اberibadah maupun dalam. kehidupan nanti.
Kegiatan Haram tahun ini dikembangkan dengan kajian kitab-kitab turats untuk membahas masalah-masalah kontemporer dan  ditambah dengan program maktabah syamilah untuk mempercepat mencari rujukan.
Mudah-mudahan kegiatan Haram tahun ini akan lebih bermanfaat bagi kehidupan santri di masa yang akan datang.

 

Wassalamu’alikum Warahmatullăhi Wabarakătuh

Jakarta, 20 Ramadhan 1433
9 Agustus 2012

(Tanda Tangan)

Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si.
Pimpinan Pesantren Darunnajah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRAKATA PENYUSUN

 

Bismillahirrahmănirrahîm

Assalămu’alikum Warahmatullăhi Wabarakătuh

 

Segala puji syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT atas inayah-Nya penyusunan pedoman penyelenggaraan kegiatan Harakat Akhir Ramadhan dan Fathul Kutub terlaksana.

Shalawat dan salam semoga tercurahkan selalu kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW, semoga kita termasuk umat beliau yang dapat berpegang teguh kepada al Qur’an dan As Sunnah.

Kegiatan Harakat Akhir Ramadhan merupakan satu dari rangkaian kegiatan yang bersifat wajib diikuti secara individu oleh santri senior, kegiatan tersebut dimulai sejak tahun 1421 H / 2000 M. Spirit kegiatan Harakat Akhir Ramadhan lebih kepada menghidupkan 10 malam terakhir Ramadhan dengan Qiyamullail berjamaah 11 rakaat dengan 3 juz al Qur’an dilanjutkan dengan kegiatan ta’lim pagi yang disampaikan oleh beberapa guru senior untuk pemantapan aqidah dan wawasan Islamiyah.

Secara kelompok santri senior diberikan tanggung jawab untuk memenuhi keperluan berbuka puasa serta sahur bagi seluruh penghuni pesantren dengan memasak secara bergantian yang dipandu oleh petugas Koperasi Dapur, dan kegiatan diakhiri dengan Shalat Iedul Fithri dimana santri senior menjadi penyelenggara dan petugas Iedul Fithri.

Pada tahun 2012 diusulkan penambahan materi kegiatan Harakat Akhir Ramadhan dengan metode Fathul Kutub sebagai upaya peningkatan bahasa Arab dan Inggris santri senior, mengenal lebih dekat Kutub Turots, referensi agung para ulama salaf  seperti hadits, tafsir, aqidah. Kegiatan ini menitik beratkan pada karya ilmiah (bahtsul ilmi). Pada tingkat pelaksanaannya santri senior diberikan pokok bahasan atau judul untuk dibahas berdasarkan kitab-kitab referensi yang disediakan oleh panitia dan dibawah pengawasan pembimbing (musyrif) maka karya ilmiah tersebut akan dipresentasikan dihadapan kelompok yang telah ditentukan setelah melalui proses verifikasi oleh pembimbing.

Semoga dengan terbitnya Pedoman Penyelenggaraan Harakat Akhir Ramadhan dan Fathul Kutub dapat memudahkan panitia dan peserta dalam melaksanakannya dan semoga bermanfaat dan berkah serta menjadi amal jariyah,amin.

 

Wassalamu’alikum Warahmatullăhi Wabarakătuh

 

Hormat penyusun

H.Mardhani Zuhri, SPdI, MA

 


 

Daftar Isi

 

  1. Sambutan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah
  2. Prakata Penyusun

 

  1. Pendahuluan dan Latar Belakang
  2. Nama Kegiatan
  3. Definisi Umum Kegiatan
  4. Tujuan Kegiatan

IV.a.            Tujuan Umum

IV.b.            Tujuan Khusus

  1. Alokasi Waktu Kegiatan
  2. Bentuk Kegiatan Menghadapi Fathul Kutub
  3. Materi Fathul Kutub
  4. Peserta
  5. Teknis Fathul Kutub
  6. Isi Tulisan Pada Bahtsul Ilmi / Karya Ilmiah
  7. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Bahtsul ‘Ilmi)
  8. Tata Tertib dan Disiplin Kegiatan
  9. Lampiran
    1. Beberapa Rujukan Kutub Turots (Fiqh)
    2. Istilah- istilah dalam diskusi
    3. Materi Bahasan Pada Unit Fiqh dan Ushul Fiqh
    4. Materi Bahasan Pada Unit Aqidah Akhlak dan Tauhid
    5. Materi Bahasan Pada Unit Fiqh dan al Hadits
    6. Materi Bahasan Pada Unit Tafsir
    7. Teori penilaian
    8. Jadwal Kegiatan
    9. Denah Ruang Fathul Kutub

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. I.                    PENDAHULUAN DAN LATAR BELAKANG

 

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta berdiri pada 1 April 1974 dengan kiprah dan

khidmatnya mampu menghantarkan nama besar Darunnajah yang dikenal dikalangan masyarakat dalam dan luar negeri, dengan besarnya kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap lembaga ini mendorong civitas academika Darunnajah untuk lebih fokus meningkatkan mutu pendidikan dan kepengasuhan serta meningkatkan kualitas alumninya, dan oleh karenanya kegiatan Harakat Akhir Ramadhan yang telah berjalan sejak tahun 1421 H / 2000 M dipadatkan dengan kegiatan penulisan Karya Ilmiah/ Bahtsul ‘Ilmi dengan metode Fathul Kutub.

 

  1. II.                  NAMA KEGIATAN

 

Kegiatan ini disebut: Harakat Akhir Ramadhan dan Fathul Kutub.

 

  1. III.                DEFINISI UMUM KEGIATAN

 

Harakat Akhir Ramadhan  adalah kegiatan yang dicanangkan bagi seluruh santri senior pada Bulan Ramadhan untuk menghidupkan Shalat Tarawih pada 10 malam terakhir dengan 1 Juz dan Qiyamullail dengan 3 Juz dan kegiatan ta’lim pagi untuk ghorsul aqidah (penanaman aqidah) serta wawasan Islamiyah serta latihan kemandirian purna dengan kegiatan kebersihan lingkungan pesantren dan memasak atau menyiapkan hidangan berbuka puasa dan santap sahur bagi penghuni pesantren.

Fathul Kutub adalah  kegiatan yang menitik beratkan pada empat hal yaitu: pengenalan terhadap Kutub Turots, menemukan jawaban permasalahan seputar agama dengan referensi kitab, penulisan Karya Ilmiah atau Bahtsul ‘Ilmi, dan peningkatan Bahasa Arab dan Inggris melalui penulisan makalah Karya Ilmiah.

 

  1. IV.               TUJUAN KEGIATAN

 

IV.a.     Tujuan Umum:

 

  1. Terlaksananya Panca Jiwa, yaitu: Keikhlasan dan Kemandirian
  2. Terlaksananya Panca  Bina, yaitu: Taqwa kepada Allah SWT, Berpengetahuan Luas.
  3. Terlaksananya Panca Darma, yaitu: Ibadah, Ilmu yang berguna di masyarakat.
  4. Terlaksananya Panca Jangka, yaitu: Peningkatan mutu pendidikan.

 

IV.b.    Tujuan Khusus:

 

  1. Meningkatkan jiwa keikhlasan santri senior untuk dibina dan ditugaskan
  2. Meningkatkan Jiwa Kemandirian dalam kebersihan lingkungan pesantren dan kegiatan khidmat memasak.
  3. Meningkatkan ketaqwaan dengan melaksanakan kegiatan Ubudiyah wajib dan Sunnah Tarawih, Qiyamullail, I’tikaf dan tadarrus
  4. Meningkatkan wawasan keilmuan dan wawasan Islamiyah melalui metode Fathul Kutub dan ta’lim pagi
  5. Meningkatkan mutu bahasa Arab dan Inggris melalui Karya Ilmiah/Bahtsul ‘Ilmi.
  6. Siswa dapat membaca dan memahami buku-buku yang berbahasa Arab.
  7. Mengetahui ulama-ulama terdahulu dan karya mereka, serta muatan dari masing-masing karyanya.
  8. Latihan menjawab masalah-masalah yang ada di masyarakat dengan merujuk kepada buku-buku rujukan asli ulama terdahulu.
  9. Dapat menyimpulkan pendapat beberapa ulama dari berbagai kitab dan pengarang yang ada.
  10. Mengenal buku-buku rujukan penting Islam dari berbagai ulama beberapa madzhab.
  11. Mengenal figur-figur ulama dan karya-karyanya.

 

  1. V.                 ALOKASI WAKTU KEGIATAN

 

Waktu kegiatan dilaksanakan selama 10 hari efektif dan berakhir dengan shalat Ideul

Fithri. Sebelum kegiatan santri senior diberikan waktu berlibur seperti santri pada umumnya dan waktu kedatangan pada Ramadhan ke 19 sehingga tanggal 20 Ramadhan kegiatan yang dimaksud dapat dibuka secara resmi oleh pimpinan pesantren.

Liburan dilaksanakan setelah pelaksanaan Shalat Iedul Fithri, santri kelas 6 mengambil Surat Izin dari Panitia dan lamanya waktu liburan bagi santri yang datang dari dalam pulau Jawa dan luar Jawa sama panjang masa liburannya.

 

 

  1. VI.               BENTUK KEGIATAN MENGHADAPI FATHUL KUTUB

 

  1. Membuat Proposal sekaligus menentukan anggaran kepanitiaan
  2. Membuat Petunjuk dan Pelaksanaan Acara Fathul Kutub
  3. Cetak-mencetak
  4. Membuat dan mencetak cover buku
  5. Menulis surat-menyurat
  6. Menentukan pemateri dalam: Ilmu Hadits, Fiqih, Tauhid, dan Tafsir
  7. Mengatur teknik pelaksanaan
  8. Memasukkan nama siswa kelas enam Pesantren  Cabang ke dalam kelompok masing-masing.
  9. Membuat skema di Ruang Fathul Kutub
  10. Menentukan materi pembahasan dan teorinya
  11. Membuat tata tertib disiplin peserta Fathul Kutub
  12. Menentukan tempat-tempat diskusi
  13. Membagi pengawas diskusi
  14. Membuat absensi kelompok
  15. Membuat absen kelas enam Pesantren Cabang
  16. Membuat Jadwal piket kebersihan dan ketertiban Aula
  17. Mempersiapkan konsumsi dan menentukan menu setiap harinya
  18. Selalu aktif.

 

 

  1. VII.             MATERI

 

Materi pembahasan pada Fathul Kutub adalah:

  1. Tafsir.
  2. Fiqih dan Usul Fiqih
  3. Hadits
  4. Aqidah, Akhlaq dan Tauhid

 

  1. VIII.           PESERTA

 

Peserta adalah seluruh santri kelas 6 TMI Darunnajah dan dapat pula diikut sertakan

peserta dari pesantren cabang

 

  1. IX.                TEKNIS FATHUL KUTUB

 

  1. Peserta Group putra atau putri dibagi menjadi 4 Unit, dan setiap unit dibagi menjadi 6 kelompok. Anggota tiap kelompok berjumlah maksimal 5 santri.
  2. Tiap unit membahas satu materi pembahasan yang ditentukan oleh panitia secara bergililr:
    1. Satu Unit membahas Tafsir
    2. Satu Unit membahas Aqidah, Akhlak dan Tauhid
    3. Satu Unit membahas Hadits
    4. Satu Unit membahas Fiqih
    5. Selama kegiatan fathul kutub Setiap santri bertugas membahas satu permasalahan dalam bentuk karya ilmiah (bahs ‘ilmi)
    6. Santri diwajibkan memiliki catatan saat diskusi (kertas disediakan panitia), catatan diskusi wajib diserahkan dan dimintakan tanda tangan ke Musyrif/ah.
    7. Santri tidak diperkenankan mengcopy hasil kerja orang lain. Bila hal ini terjadi maka nilai kerja keduanya dianggap batal (hangus).
    8. Setiap individu harus menulis soal-soal yang ditanyakan oleh diskusan (nama   penanya, soal  dan jawabanya) minimal  2 soal.
    9. Materi bahasan dan tempat diskusi akan ditentukan oleh panitia.

 

  1. X.                  ISI TULISAN PADA BAHTSUL ‘ILMI / KARYA ILMIAH

 

  1. Kover Luar
  2. Mukaddimah / Pendahuluan
  3. Permasalahan
  4. Dalil Naqli (al Qur’an dan As Sunnah)
  5. Dalil ‘Aqli (pendapat ulama)
  6. Penjabaran Ayat al Qur’an atau al Hadits
  7. Kesimpulan
  8. Penutup
  9. Daftar Pustaka

 

 

 

  1. XI.                PEDOMAN PENULISAN BAHTSUL ILMI / KARYA ILMIAH

 

  1. Kover Luar: Terdiri dari Judul, Nama Penulis, NISN, Nama Pembimbing, Logo Darunnajah, dan Tahun Akademik.
  2. Jarak Baris (Line Spacing): Jarak baris dalam teks karya ilmiah 1,5 Spasi, dan jarak baris tulisan dalam catatan kaki (foot note) 1 spasi
  3. Jenis dan Ukuran Huruf: Jenis Huruf untuk latin adalah Times New Roman dengan ukuran 12 untuk teks dan 10 untuk catatan kaki. Adapun penulisan teks Arab dengan Traditional Arabic ukuran 16 untuk teks dan 12 untuk catatan kaki
  4. Jumlah Halaman dan Ukuran Kertas: Jumlah halaman penulisan Karya Ilmiah/Bahtsul Ilmi minimal 10 halaman, ukuran kertas Kuarto (letter) atau A4. Ukuran margin latin: atas 4 cm, kiri 4 cm, kanan 3 cm, bawah 3 cm. Ukuran margin Arab: atas 4 cm, kanan 4 cm, kiri 3 cm, bawah 3 cm.
  5. Catatan Kaki: Catatan Kaki (foot note) bersifat wajib pada setiap halaman minimal 1 referensi dan harus ditulis nama pengarang, judul buku, letak halaman yang ditunjuk,Tidak diperkenankan menggunakan singkatan: ibid, op.cit atau loc.cit
  6. Transliterasi:  Kata/istilah/kalimat yang berbeda dengan bahasa teks karya ilmiah wajib menggunakan transliterasi secara konsisten. Pedoman akan hal ini tercantum dalam buku Petunjuk Teknis
  7. Daftar Pustaka: minimal 10 Referensi
  8. Verifikasi Ke Pembimbing dan Presentasi dengan Power Point

 

  1. XII.              TATA TERTIB DAN DISIPLIN KEGIATAN

 

  1. Seluruh santri diwajibkan membawa kamus munjid, kamus bahasa Inggris, fathurrohman, al-Qur’an tarjamah, meja jalan
  2. Tidak diperkenankan bagi seluruh santri membawa buku selain buku yang telah ditentukan diatas
  3. Tidak diperkenankan setiap santri membawa kitab keluar dari ruangan Fathul Kutub.
  4. Seluruh santri masuk aula tepat pada waktu yang telah ditentukan:

a. 08.00 – 11.30              b. 16.00- 17.45

  1. Santri masuk ruangan fathul kutub dengan berpakaian rapih dan sopan, dan pada sore hari diperkenankan memakai pakaian ke masjid.
  2. Seluruh petugas masak tetap melaksanakan tugasnya sebagaimana biasa.
  3. Kepada seluruh santri diwajibkan memelihara kitab sebaik-baiknya.
  4. Tidak diperkenankan bagi santri untuk memberi tanda apapun dalam buku rujukan kecuali secarik kertas sebagai batasan.
  5. Santri dilarang menumpuk kitab di kelompoknya masing-masing dan meletakkan buku di dalam laci.
  6. Panitia akan menentukan petugas piket pada pagi dan sore hari  yang tugasnya antara lain menertibkan dan membersihkan ruangan termasuk meja dan bangku, juga menghitung kelengkapan buku-buku setiap materi secara keseluruhan.
  7. Tidak diperkenankan kepada santri meninggalkan ruangan ketika acara sedang berlangsung tanpa seizin pembimbing dan panitia.
  8. Untuk menjaga ketertiban dan kelengkapan buku-buku maka seluruh pintu ruangan ditutup, kecuali satu pintu .
  9. Pembacaan absen diadakan secara insidental oleh panitia dan pembimbing
  10. Santri yang namanya tercantum di nomor pertama adalah sebagai ketua kelompok dan nomor dua adalah wakilnya.
  11. Ketua kelompok bertanggung  jawab atas ketertiban anggota kelompoknya.
  12. Santri diharapkan dapat mengikuti acara fathul kutub dengan penuh semangat dan kesadaran tinggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. XIII.            LAMPIRAN

 

  1. BEBERAPA RUJUKAN KUTUB TUROTS TINGKATAN KITAB FIQIH (KITAB KUNING)

 

Dalam khazanah Islam ternyata kitab fiqih itu banyak dan bertingkat-tingkat, Contoh tingkatan itu adalah :

Dari yang paling dasar : kitab safinatun Najah

berikutnya kitab : sulam taufiq

berikutnya kitab : fathul qorib

berikutnya kitab : fathul mu’in

berikutnya kitab : kifayatul akhyar

berikutnya kitab : ‘ianatu tholibin

dan lain sebagainya

 

Penjelasan istilah dalam kitab Fiqh (kitab kuning}

Qurrotul Àin adalah matan

Fathul Muìn adalah Syarhu Qurroti Ain

I`anatut Tolibin adalah hamisy (Hasyiah) Fathul Muìn atau Syarhu Quroti Ãin.

Taqrib adalah matan

Fathul Wahhab, Albajuri adalah Hamisy Taqrib atau Syarhu Fathil Qorib.

Bulughul Marom adalah matan

Subulussalam adalah Syarhu Bulughil Marom.

Ibanatul ahkam adalah Syarhu Bulughil Marom.

Jadi matan itu adalah inti suatu kitab, kemudian dijelasakn dengan keteranagn yang lebih panjang dan

lebih detail lagi disebut hamisy

Kitab Fiqhul Wadhih sama dengan yang tertulis dalam kitab Taqrib.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

b.    ISTILAH DALAM DISKUSI

– باحث                            :   Pemakalah

– مناقش                           :  Discussant

– رئيس الجلسة / مدير الجلسة     :   Moderator

– قاطع – مقاطعة                  :  Interrupt

– ردّ –ُ على                                   :  Menjawab/membantah

            أريد أن أردّ على هذا الزعم/ ردّا على هذه التساؤلات…..

– استفسر – استفسار              : طلب التوضيح

            أريد أن أستفسر عمّا قاله الباحث/ هل هناك أي استفسار حول هذا الموضوع

– عرض –ِ                                     : قدّم

            الوقت المتاح للباحث لعرض/ لتقديم بحثه هو….دقيقة

– أَطَالَ                                         :  Memperpanjang

            لا أريد أن أطيل عليكم الكلام

– علّق – تَعْلِيْقٌ                                 : عقّب – تعقيب

            تعليقا على ما قاله المؤلف/أريد أن أعلق على كلامه

– أتّفِقُ على/فى                                :  Agree

            أتفق مع الباحث فى رأيه/ هذا البحث متفق على صحته

– اقترح – اقتراح                  :  Propose

            أقترح أن يزيد الباحث فى بحثه هذا… /هذا اقتراح جيد

– طرح –َ                          : أثار/ ألقى

            أريد أن أطرح سؤالا حول…../ هذه الأسئلة المطروحة يُسَجِّلها الباحث فى كرّاسته

            هل لكم اقتراح معاكس           :  Counterproposal

– اقتبس                            :  To adapt a literary work

            اقتبس الباحث هذا الكلام من كتاب…./ هذه المقالة مقتبسة من…
– أبدى –ِ  إبداء                   : طرح

            نحن نضمن حرية إبداء الرأي

– انتقد – انتقاد                                :  Criticize

            يوجه المناقش انتقاداته على الباحث

– ملاحظة                          :  Catatan

            عندى ملاحظة فى نتيجة البحث

– نفتح المجال للمناقشة / نفتح باب المناقشة :  Kami buka sesi ini untuk munaqasyah

– الحوار                                        :  Dialog

– المداولة                           : مباحثة : مشاورة

– المداخلة – المداخلات                        : الملاحظة أثناء الحديث أو الجدل

 

 

 

 

c. MATERI BAHASAN PADA UNIT FIQH DAN USHUL FIQH

 

الرقم

مسائـل الفـقة وأصوله

1/1

أذان الصبح دون “الصلاة خير من النوم”

1/2

غسل الجنازة بالصابون

1/3

ستر العورة بالطين

1/4

صلاة الظهر عقب صلاة الجمعة

1/5

التداوى بالخمر

1/6

جمع أكثر من ميت فى قبر واحد

1/7

التوكيل فى الطلاق وتفويضه

1/8

إنشاد الشعر فى المسجد

1/9

ولاية المرأة/ تولية المرأة

1/10

دفع الزكاة لأهل المعاصى

1/11

تناول حبوب تأخير الحيض فى رمضان

1/12

حج المرأة بلا محرم

1/13

النيابة أو التوكيل فى الحج

1/14

ختان البنات

1/15

استعمال الباروكة

1/16

طاعة الزوج أم طاعة الأم

1/17

نبش المقبرة القديمة

1/18

الرشوة لاستخراج الحقوق

1/19

قراءة القرآن للميت

1/20

بناء المسجد بأموال غير المسلم

1/21

نكاح المتعة

1/22

أخذ الأجرة على الأذان وقراءة القرآن وغيرهما

1/23

التوسل بالنبى

1/24

مصافحة النساء

1/25

تحديد النسل

1/26

بيع مال الزكاة

1/27

صلاة التراويح للنساء

1/28

الإجهاض

1/29

عدد ركعات صلاة التراويح

1/30

استعمال الأموال الموقوفة فى غير ما يريده الواقف

1/31

عورة المرأة (حكم الكاسيات والعاريات)

1/32

التشابه بين الرجل والمرأة

1/33

تطبيق قاعدة “لا ضرر ولا ضرار” في المعاملات

1/34

الشهادة في النكاح

1/35

زكاة الأسهم

1/36

الزواج بأهل الكتاب

1/37

الوديعة في البنوك الوضعية

1/38

الذكر بالجماعة

1/39

تقديم المصلحة على النصوص

1/40

طرق جمع الأدلة المتعارضة

1/41

استثمار أموال الزكاة

1/42

ولد الزنا

1/43

إمامة النساء

1/44

صلاة الجمعة في يوم العيد

1/45

وقف غير المسلم

1/46

تحديد الربح

1/47

الزواج بالمراسلة

1/48

الاحتفال بالمولد النبوي

1/49

قضاء الصلاة الفائتة

1/50

رأية المخطوبة

1/51

البيع بالتقسيط

1/52

صلاة المأموم منفردا خلف الصف

1/53

البكاء على الميت

d. MATERI BAHASAN PADA UNIT AQIDAH AKHLAK DAN TAUHID

 

الرقم

مسائـل العقيدة الأخلاق والتوحيد

2/1

المعراج: روحى أو جسدى أو كلاهما

2/2

الاستعانة بالموتى

2/3

حكم الإسلام فى التنجيم

2/4

شفاعة النبى  للعصاة ومرتكبى الكبيرة

2/5

انتفاع الأموات من أعمال الأحياء (توصيل الثواب إلى الأموات)

2/6

رؤية الله يوم القيامة

2/7

الاستواء على العرش بين مذاهب السلف والخلف

2/8

عقيدة التثليث ورأي الإسلام فيها

2/9

صلب المسيح وموقف الإسلام فيه

2/10

الإيمان يزيد وينقص

2/11

خروج ومجئ الدجال

2/12

التعلم والتعليم والعمل بالسحر

2/13

علامات/ أشراط الساعة

2/14

اتخاذ الجن للخدم

2/15

السعادة والشقاوة فى الآخرة, روحانية أم جسمانية أم كلاهما

2/16

التوسل بالأنبياء والأولياء

2/17

تأويل الأحلام والاعتماد عليه

2/18

عذاب القبر ونعيمه

2/19

التوحيد عند المعتزلة وأهل السنة

2/20

الجبر والاختيار فى أفعال العباد

2/21

اختلاف علماء السلف والخلف فى تفسير آية “والسماء بنيناها بأيد”

2/22

الذهاب إلى الكاهن للتداوى

2/23

بحث مختصر عن الأصول الخمسة عند المعتزلة

2/24

الإمامة: ركن من أركان الإيمان للشيعة

2/25

 العدالة عند المعتزلة وأهل السنة

2/26

الشيطان وإبليس والجن ماهيتهم وحقيقتهم

2/27

هل الدعاء يغير القدر

2/28

القرآن مخلوق أم غير مخلوق

2/29

صفات الله تعالى عند المعتزلة وأهل السنة

2/30

اللوح المحفوظ ماهيته والإيمان به

2/31

حكم مرتكبي الكبيرة عند الفرق الكلامية

2/32

أسباب ضلال عقيدة الأحمدية القاديانية

2/33

أثر الإيمان بالقضاء والقدر

2/34

براهين وجود الله عند الأشعري والباقلاّني

2/35

الإمامة عند الخوارج

2/36

الكتب السماوية التي يجب الإيمان بها

2/37

حقيقة إبليس وحكمة خلقه

2/38

منهج أهل السنة في تقرير العقيدة والرد على الزيغ

2/39

هل يلزم الخلود في النار لمن أشرك

2/40

القضاء والقدر عند الماتريدية

2/41

التحسين والتقبيح العقليان عند الماتريدية

2/42

الشفاعة الثابتة والمنفية في الآخرة

2/43

الموازنة بين الأشاعرة والماتريدية

2/44

مسئولية الإنسان بالأفعال الإرادية

e. MATERI BAHASAN PADA UNIT AL HADITS

 

الرقم

مسائـل الحديث

3/1

الميت يعذب ببكاء أهله عليه

3/2

مجئ المجدد على رأس كل مائة سنة

3/3

أفضل الجهاد كلمة الحق عند سلطان جائر

3/4

الحديث عن قضية صلاة الجماعة

3/5

وجوب النية فى الأعمال

3/6

خروج النساء إلى المسجد

3/7

الحديث عن مجيء الدجال والمسيح

3/8

وقوع الذباب فى الشرب

3/9

قصة يأجوج ومأجوج

3/10

نكاح المتعة

3/11

الأمراء من قريش

3/12

قراءة “يس” على الموتى

3/13

فضل قراءة آية الكرسي

3/14

أفضلية المساجد الثلاثة

3/15

يفكر الرجل الشيء فى الصلاة

3/16

زيارة القبور للنساء

3/17

ما ذكر فى حجر الأسود

3/18

حج النساء بدون محرمها

3/19

الحديث عن الوصال

3/20

إخراج اليهود من جزيرة العرب

3/21

حديث الغار (التوسل بالأعمال الصالحة)

3/22

حديث الإفك

3/23

ما يذكر فى الطاعون

3/24

مشروعية الرقية

3/25

تأويل الرؤيا

3/26

الأمر بقتال الناس حتى يقولوا “لاإله إلا الله محمد رسول الله”

3/27

قطع الصلاة بمرور المرأة والحمار والكلب

3/28

أنتم أعلم بأمور دنياكم

3/29

صلاة الجمعة للمرأة

3/30

حب الرسول صلى الله عليه وسلم

3/31

قضية شفاعة الرسول صلى الله عليه وسلم

3/32

الترغيب في الجهاد والرد على الإرهاب

3/33

مجالسة العلماء

3/34

الزهد والوراء

3/35

توحيد الله

3/36

زيارة القبور

3/37

تبادل الهدايا

3/38

التحابب في الله

3/39

ما جاء في عذاب القبر

3/40

ما جاء في قاتل النفس

3/41

ما جاء في صفة الجنة

3/42

نكاح السر

3/43

صلاة الغائب

3/44

المولود على الفطرة

f. MATERI BAHASAN PADA UNIT TAFSIR

 

الرقم

مسائـل التفسير

4/1

اختلاف الشرعة والمنهاج لكل أمة

4/2

القول الثقيل الذى ألقى على الرسول

4/3

كلمة سواء والتسامح الدينى

4/4

ليلة القدر حقيقتها وفضلها

4/5

صراط المستقيم وصراط المغضوب وصراط الضالين

4/6

جنة آدم وجنة المؤمنين فى الآخرة

4/7

هل توفى عيسى عليه السلام

4/8

الكلمات التى ابتلى ابراهيم ربه

4/9

معنى قوله تعالى “ثم استوى إلى السماء فسواهن سبع سماوات”

4/10

حقيقة يأجوج ومأجوج وزمان خروجهما

4/11

شخصية ذى القرنين

4/12

الأنبياء الذين لم يقصهم الله فى القرآن

3/13

تصوير الله الأرحام كيف يشاء

4/14

نفخ الروح فى الجنين

4/15

معنى الخليفة

3/16

تسبيح المخلوقات (فى السماء والأرض)

4/17

حقيقة هاروت وماروت

4/18

حقيقة ” النفس المطمئنة” ورجوعها إلى ربها

4/19

المراد من “نفس واحدة” فى قوله “يا أيها الناس اتقوا ربكم الذى خلقكم من نفس واحدة”

4/20

معنى “تسعة عشر” فى قوله تعالى “عليها تسعة عشر”

4/21

معنى قوله تعالى “لتركبن طبقا عن طبق”

4/22

معن الاستواء والدخان فى قوله تعالى “ثم استوى على العرش”

4/23

الأصل فى الزواج واحد أو تعدد

4/24

معنى قوله تعالى ” الله نور السماوات والأرض مثل نوره كمشكاة فيها مصباح”

4/25

الحكمة والخيرية فى الحصول عليها

4/26

هبوط آدم عليه السلام من الجنة

4/27

الروح وقلة علم الناس بها

3/28

وضع الجنين فى ظلمات ثلاث

3/29

نظر الله يوم القيامة

4/30

معنى “في ستة أيام”

4/31

حقيقة أهل الكتاب

4/32

معنى “أمة وسط”

4/33

إن الإسلام أحسن الدين

4/34

غض البصر وترك الشبهات

4/35

المراد بـ “أميّة الرسول”

4/36

وظيفة الرسل الأساسية وصفاتهم وبيّناتهم

4/37

إهلاك الأمم الظالمة

4/38

طاعة الأئمة والأمراء

4/39

مسألة عالم الغيب والإيمان بها

4/40

المراد بـ”آية الكرسي”

4/41

مجاهدة الكفار والمنافقين

4/42

الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر

3/43

كنتم خير أمة أخرجت للناس

4/44

قصة جالوت

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. g.      TEORI PENILAIAN

 

1. Yang berhak menberikan nilai adalah Pemeriksa dari Musyrif/ Wali kelas VI  dan atau atas nama Wali kelas

2. Score nilai sebagai berikut :

  1. Santri menulis Marji’ Kitab lengkap ( Minimal: Nama, Kitab, Pengarang dan Halaman ).
    1. Santri dapat membuat muqoddimah (berbentuk pertanyaan atau penegasan masalah yang dimaksud).
    2. Santri dapat mengutip isi kitab (bahst) dengan benar (menggunakan salah satu dari 3 cara kutipan )
    3. Bila santri menambah kutipan dari kitab lain
    4. Santri dapat mengambil kesimpulan dengan benar (ta’liq Istimbat)
    5. Penilian Bahasa Arab/Inggris yang digunakan sesuai dengan qo’idah
    6. Kefahaman santri tentang apa yang dibaca ; ( Dapat dilihat dari kesingkronan ta’liq dan baths serta dari pembahasan secara keseluruhan).
    7. Santri yang menulis kutipan dengan bahasa sendiri.

 

NILAI =     

                 NB: Nilai tertinggi santri untuk semua bahasan = 10

  1. 3.   Siswa yang mengkopy hasil baths orang lain nilainya hangus
    1. Untuk menguji kefahaman siswa tentang apa yang dibaca akan diadakan pertanyaan-

pertanyaan individual secara  insidentil

 

 

 

 

10

 

 

10

 

20

10

10

10

 

20

10

 

100

 

(TAQDIR) KRITERIA NILAI

8,5 – 10                       = Mumtaz                    = A

7,5 – 8                         = Jayyid Jiddan            = B

6,5 – 7                         = Jayyid                       = C

5,5 – 6                                     = Maqbul                     = D

3 – 5                            = Dho’if                       = E

Nilai tengahan dibulatkan ke bawah (5,3 = 5)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. h.      JADWAL KEGIATAN

 

Jadwal Kegiatan Fathul Kutub

Harakat Akhir Ramadhan 1433 H

Hari/Tgl

Waktu

Kegiatan

Nara Sumber

Jum’at,10/8/2012

08.00-08.30 Pembukaan Drs. KH Mahrus Amin
08.30-09.30 Pengenalan Fathul Kutub Drs. H. Sofwan Manaf, M.Si
09.30-11.00 Tata Cara Penulisan Bahtsul Ilmi H. Mardhani Zuhri, S.Pd.I, MA

Sabtu,11/8/2012

08.30-09.30 Pembekalan Materi Hadist H. Ahmad Muzakki, Lc
09.30-10.30 Pembekalan Materi Akidah Akhlaq H.Irfan Amarobittaqwa, S.Pd.I.
10.30-11.30 Pembekalan Materi Fiqih & Ushul Fiqih Drs. Jawahir Al Abror, SH
11.30-13.00 Istirahat  
13.00-14.30 Pembekalan Materi Tafsir Syaifullah Al Bantani,S.Ag
14.30-15.00 Pembagian Kelompok / Pengarahan Panitia
Minggu,12/8/2012 08.00-selesai Tibun Nabawi Drs. Sa’du Suud

Senin,13/8/2012

08.30-11.30 Fathul kutub Musyrif dan Panitia
16.00-17.30 Lanjutan Fathul kutub  

Selasa,14/8/2012

08.30-11.30 Fathul kutub Musyrif dan Panitia
16.00-17.30 Lanjutan Fathul kutub  

Rabu,15/8/2012

08.30-11.30 Fathul kutub Musyrif dan Panitia
16.00-17.30 Lanjutan Fathul kutub  

Kamis,16/8/2012

08.30-11.30 Diskusi Kelompok Musyrif dan Panitia
16.00-17.30 Lanjutan Diskusi Kelompok  

Jum’at,17/8/2012

08.30-11.30 Diskusi Kelompok Musyrif dan Panitia
16.00-17.30 Lanjutan Diskusi Kelompok  

Kamis,18/8/2012

08.00-09.30 Diskusi Kelompok Musyrif dan Panitia
09.30-10.30 Pengumuman Panitia
10.30-11.30 Penutupan H. Mardhani Zuhri, S.Pd.I, MA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: