Memilih Pandangan

Hidup adalah pilihan, dan memilih adalah suatu keharusan. Setiap orang pada dasarnya harus memilih ideologi mana yang harus ia ikuti sebagai pedoman hidupnya. Di dalam satu agamapun terdapat banyak aliran dan pemikiran yang berbeda-beda. Seseorang bisa pindah keyakinannya dengan berbagai faktor, dan menurut saya faktor terbesar adalah faktor lingkungan. Dalam Islam, seseorang bisa berfaham radikal, bisa berfaham liberal, tergantung dengan apa yang mereka lakukan dalam kesehariannya (kembali ke faktor lingkungan) apa yang mereka baca, bergaul dengan siapa mereka, apa yang mereka lihat dalam kesehariannya. Yang utama saling memahami antar golongan dan antar agama, dikarenakan manusia yang diciptakan sebagai makhluk sosial tidak akan bisa hidup dengan satu golongan saja. Yang bahaya adalah terlalu fanatik dengan golongannya sendiri, sangking fanatiknya tidak mau menerima pendapat atau kritik dari teman-teman yang tidak segolongannya. Menjadi seorang Muhammadiyah-kah, atau Nahdlatul ‘Ulama-kah, atau golongan-golongan lainnya, adalah pilihan masing-masing seorang muslim, dan mari kita bangun persatuan dan kesatuan antar suku, agama, ras dan antar golongan.

Wallahu A’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: