Refleksi 1 Tahun Haflatut Takharruj

Beberapa Alumni berfoto beberapa menit sebelum Haflatut Takharruj Alumni Darunnajah tahun 2011

Refleksi 1 tahun yang lalu. Di hari sakral yang sama. Semua dekorasi nampak megah nan cantik. Coklat putih, merah. Semua nampak bahagia, bahkan satpam dan beberapa pegawai pondok
Para calon wisudawan yang tampan, dan wisudawati yang cantik. Mulai memasuki gedung dengan iringan musik yang menggema di aula besar itu.
Memasuki acara menyanyikan lagu mars pondok-sudah tidak ada senyum di bibir, sudah tidak ada lagi tawa bahagia, juga luntur sudah make up diwajah. Semua hanyut dalam fikiran masing-masing tapi kompak dengan melelehnya air mata. Mengapa begitu cepat kami tinggalkan pondok ini. Sudah berapa besar peran kami disini. Dan fikiran-fikiran lainnya.
Setelahnya, semua begitu sibuk tanda tangan dan menulis mimpi-mimpi satu sama lain di buku annual itu. Dengan tanpa beban.
Padahal, dunia luar yg kejam sedang menunggu kita.
Perjuangan merebut universitas, memilih jalan mana yang akan diambil, atau memutuskan akan menjadi apa.
Almamater tetap almamter, sejauh mana ia memabawa kita, atau sejau mana kita membawanya.
Menjadi alumni, itu tanggung jawab. Bahwa ia pernah mendidik kita. Hingga kuat menjadi seperti ini. Secara langsung atau tidak.
Dan refleksi kembali untuk membuat diri kita bangga menjadi alumni, dan pantas menjadi alumni yang akan membawanya sebagai motivasi hidup.
Sukses dunia akherat!!!
🙂
Let’s we said congrats to the next generation!
😀

Refleksi 1 Tahun Haflatut Takharruj (oleh Masmuhah, Alumni Pondok Pesantren Darunnajah tahun 2011)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: