Semut

Semut (Sumber: Wikipedia)

Telah diungkap, ketika semut mendapati semut lain yang datang untuk menyerang, pertama-tama ia mengendus lambung semut ini. Jika penyerang ini kenyang, perang bisa dimulai. Dan, bila tidak, ia memberikan makanan dari kantongnya agar semut penyerang itu makan hingga kenyang dan semut ini yakin musuhnya benar-benar sudah kenyang. Lantas ia baru bertarung dengannya.
Tujuannya, agar ia dan musuhnya dalam kondisi sama, sehingga makanan tidak menjadi alasan hasil akhir peperangan. Yakni yang menang karena kenyang, sedang yang kalah lantaran lapar.
Sebab, makanan adalah rezeki Allah yang Dia anugerahkan dan tetapkan untuk makhluk-Nya, sehingga tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan tekanan atau peperangan.
Selain itu, bila semut mampu membunuh musuhnya, ia yakin musuh tersebut mati dalam kondisi kenyang dan tidak sedang membutuhkan makan. Atau, bila ia tidak sanggup mengalahkannya dan lari, maka ia dapat menyelamatkan diri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: