Keikhlasan

Ketika keikhlasan sudah menyatu ke jiwa seseorang. Apapun miliknya ia ikhlaskan dan serahkan diri ke Allah. Nabi Ayyub AS. Hartanya ludes, anak-anaknya mati, diberi pnyakit oleh syetan atas seizin Allah. Ia hanya berucap “Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

Kyai Mu’allim Syafii Hazamy tulisan bukunya dibajak orang. Ia malah bersyukur berarti ilmunya manfaat karena ada yang bantu menybarkan. beliau juga menganjurkan agar lebih baik mengajar karena keberkahannya tinggi.

KH. Imam Zarkasy, buku fiqhnya dibajak di sumatra dan diperbanyak. Ia bersyukur sudah ada yang bantu mendistribusikan.

Al-Ustadz Asrori Muhtarom diamlah di pondok karena jama’ahnya akan terjaga.

Dan banyak contoh teladan dari ulama terdahulu. Semoga kita bisa menauladaninya. Aamiin yaa Rabb.

(Tausiyah Ust. H. Jawahir Al-Abror, SH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: