Monthly Archives: Juni, 2012

Silaturrahim Alumni dan Walisantri bersama Pimpinan dan Guru Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Se-Kepulauan Riau

Undangan Silaturrahim Alumni dan Walisantri bersama Pimpinan dan Guru Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Hari/tanggal: Senin, 2 Juli 2012
Waktu: pkl. 19.00-21.00 WIB
Tempat: The Bcc Hotel & Residence
Jl. Bunga Mawar Baloi-Kusuma, Batam (belakang BCS Mall)

Wassalamu’alaikum

Contact Person:
Ust. Ahmad Parlaungan Tanjung, S.Ag
+628129474542
+6285710811113

Ust. Masruhin Masad
+6289653483665
+6285883127447
Pin 21DA1699

Struktur Panitia Penyambutan Mahasiswa/i Baru IKPDN Kairo – Mesir

Lampiran Surat Nomor: Istimewa/PPMB-IKPDN/V/2012

Susunan Panitia Penyambutan Mahasiswa/i Baru Universitas Al-Azhar Kairo – Mesir, IKPDN Kairo – Mesir

  1. Ketua           : Abdul Baits El-Abrar
  2. Sekretaris  : Nijam Mustahqiq
  3. Bendahara : Mufida Aulia

Tim Kreatif          :

  1. Shofwan Najmu
  2. Syahir Hadi Sumirat
  3. Fatih Zulfahmi
  4. Ahmad Honest Qashidi
  5. Irnawati
  6. Nurzulfa Sholihat
  7. Siti Habibah

Hubungan Masyarakat dan Administrasi:

  1. Organda
  2. Ayip Nurzeha
  3. Fazrin
  4. Badruttamam Ahda
  5. Zahra Diana Putri
  6. Lia Fatimah Joban

Konsumsi dan Perlengkapan:

  1. Muhammad Ibroh Ulinnuha
  2. Yuliani Noor Fadhila

Mediator di Indonesia :

  1. Asep Awaluddin, Lc
  2. Muhammad Haninurrahman, Lc

Puisi Terakhir Imam Al Ghazali

Puisi Terakhir Imam Al Ghazali

Katakan pada para sahabatku, ketika mereka melihatku mati,
menangis untukku dan berduka bagiku.
Janganlah mengira bahwa jasad yang kau lihat ini adalah aku.

Dengan nama Allah, kukatakan padamu, ini bukanlah aku,
Aku adalah jiwa, sedangkan itu hanyalah selonggok daging.

Jasad itu hanyalah rumah dan pakaianku sementara waktu.
Aku adalah harta karun, azimat yang tersembunyi,
Dibentuk oleh debu, yang menjadi singgahsanaku,

Aku adalah mutiara, yang telah meninggalkan rumahnya,
Aku adalah burung, dan badan ini hanyalah sangkarku.

Dan kini aku lanjut terbang dan badan ini kutinggal sebagai kenangan.
Puji Tuhan, yang telah membebaskan aku.

Dan menyiapkan aku tempat di syurga tertinggi,
Hingga hari ini, aku sebelumnya mati, meskipun hidup di antaramu.

Kini aku hidup dalam kebenaran, dan pakaian kuburku telah ditanggalkan.

Kini aku berbicara dengan para malaikat di atas,
Tanpa hijab, aku bertemu muka dengan Tuhanku.
Aku melihat Lauh Mahfuz, dan di dalamnya aku membaca
Apa yang telah, sedang dan akan terjadi.

Biarlah rumahku runtuh, baringkan sangkarku di tanah,
Buanglah sang azimat, itu hanyalah sebuah kenang-kenangan, tidak lebih

Sampingkan jubahku, itu hanyalah baju luarku,
Letakkan semua itu dalam kubur, biarkanlah terlupakan
Aku telah melanjutkan perjalananku dan kalian semua tertinggal.

Rumah kalian bukanlah tempatku lagi.
Janganlah berfikir bahawa mati adalah kematian, tidak,
itu adalah kehidupan,

Kehidupan yang melampaui semua mimpi kita di sini,
Di kehidupan ini, kita diberikan tidur,
Kematian adalah tidur, tidur yang diperpanjangkan

Janganlah takut ketika mati itu mendekat,
Itu hanyalah keberangkatan menuju rumah yang terberkati ini
Ingatlah akan ampunan dan cinta Tuhanmu,

Bersyukurlah pada kurnia~Nya dan datanglah tanpa takut.
Seperti aku yang sekarang ini, akan berlaku juga kepadamu
Kerana aku tahu kau dan aku adalah sama
Jiwa-jiwa yang datang dari Tuhannya

Badan-badan yang berasal sama
Baik atapun jahat, semua adalah milik kita
Aku sampaikan pada kalian sekarang pesan yang menggembirakan
Semoga kedamaian dan kegembiraan Allah menjadi milikmu selamanya.

Dauroh Bahasa Arab, Imam Masjid dan Khotib serta Muqobalah ke Universitas Islam Madinah Munawwarah

Assalamu’alaikum,

Bismillahirrahmanirrahim
Insya Allah, Pondok Pesantren Darunnajah akan mengadakan “Dauroh Bahasa Arab, Imam Masjid dan Khotib serta Muqobalah ke Universitas Islam Madinah Munawwarah” bekerjasama dengan Universitas Islam Madinah Munawwarah, 27 Juni 2012 / 7 Syaban 1433 – 12 Juli 2012 / 22 Sya’ban di Kampus Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta. Informasi via www.darunnajah.com , email sekretaris.darunnajah@gmail.com atau sms 08158727773 (tidak melayani telepon). Syukron

Mohon do’anya

Masjid Al-Azhar, Kairo, Mesir

Masjid Al-Azhar, Kairo, Mesir

Alhamdulillah, Seleksi Tahap Pertama hasilnya sudah keluar, bisa di cek disini

Mohon do’anya dari semuanya, Insya Allah saya akan mengikuti Seleksi Tahap Kedua Penerimaan Mahasiswa Non Beasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, pada hari Sabtu, 23 Juni 2012 di MAN 4 Jakarta, semoga saya diberikan kemudahan dalam persiapan serta dalam menjawab soal-soal aamiin.

Mohon maaf apabila ada kesalahan, dan terima kasih banyak atas do’anya :)

Saya di Universitas Bina Nusantara, Jakarta Barat

Saya di Universitas Bina Nusantara

Saya di Universitas Bina Nusantara, Kampus Anggrek

Setelah menonton pertunjukan festival musik tradisional Jepang dalam rangkaian Festival Jak Japan Matsuri 2012

Kecapi Jepang

Jihad Ardhillah

Jihad Ardhillah

Jihad Ardhillah, Ketua OSDN 10-11 pada Orientasi OSDN th 2010

Jihad Ardhillah, lahir di Jakarta, 1 Januari 1993, Alumni Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, sekarang sedang melanjutkan studinya di kelas syu’bah, Universitas Islam Madinah Al-Munawwarah, Arab Saudi. Mantan Ketua OSDN (Organisasi Santri Darunnajah) (atau di luar Pesantren lazimnya disebut OSIS) masa bhakti 2010-2011 ini merupakan putra dari Ustadz H. Abdul Haris Qodir, S.Mn dan Ustadzah Suniati Haris, S.Ag. Ia putra kedua dari empat bersaudara, kakaknya serta dua adiknya semuanya laki-laki, kakaknya Rijalul Kahfi, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta jurusan Matematika, dan adiknya Syauqi Muhammad, masih duduk di kelas 5 TMI Darunnajah (kelas 11 SMA), dan adiknya yang terakhir Narju Rizqillah masih duduk di SDI Darunnajah.

Jihad yang saya kenal, Seorang Pemimpin yang tegas yang bisa membawa para anggotanya sehingga kepengurusan OSDN bisa berjalan dengan baik hingga akhir masa jabatan. Dalam sambutannya pada Laporan Umum Pertanggung Jawaban Pengurus OSDN Masa Bhakti 2010-2012, ia menganalogikan Pengurus OSDN seperti sebuah bahtera atau kapal laut, dan Ketua OSDNlah sebagai nahkodanya, jika nahkodanya ada kesalahan dalam mengemudikan bahteranya, maka ia dan para awak kapal lainnya akan merasakan guncangan dari ombak-ombak yang menghadang (permasalahan dan konflik yang ada di kepengurusan), dan alhamdulillah akhirnya bisa mendarat lagi setelah selesai satu tahun kepemimpinannya. Amanah yang ia pegang ia jalankan dengan sebaik-baiknya sehingga kepengurusan OSDN Masa Bhakti 2010-2011 bisa berakhir dengan husnul khotimah, Alhamdulillah.

Berbagai pengalaman yang ia miliki di berbagai kegiatan di Darunnajah, antara lain menjadi Ketua Pengurus Rayon Indonesia Baru Masa Bhakti 2009-2010, dan menjadi Ketua Pengurus Jam’iyyah Tahfidz Al-Qur’an Masa Bhakti 2009-2010. Selain itu, di berbagai kepanitiaan ia pernah duduk di beberapa bagian, antara lain menjadi bagian dekorasi, bagian kegiatan dan bagian hubungan masyarakat. Dalam bidang Olahraga, ia sangat menyukai olahraga bola basket, sepengetahuan saya, hampir setiap sore hari ia bermain dan berlatih basket di lapangan basket Darunnajah. Dalam bidang seni, ia mahir dalam membuat manga (kartun jepang). Dalam bidang akademis, ia selalu dalam urutan lima besar atau sepuluh besar di kelasnya, saya tahu karena saya berada di satu kelas yang sama selama 6 tahun, yakni dari kelas 1 A, 2 A, 3 A, 4 MAK A, 5 MAK A dan 6 MAK A.

Ketua Wakil Ketua OSDN 10-11

Jihad dan Fathul Hadi, Ketua dan Wakil Ketua OSDN 10-11

Jihad Basket

Zainul, Faiz dan Jihad setelah bermain basket di Senayan

Jihad Karisda

Ki-Ka: Turhamun, Imam, Ust. Yusra, Jihad, Syarif, Fathul dan Faisal

Jihad PPM 2

Ki-Ka: Pembimbing Kelompok PPM, Jihad, Syarifuddin dan Hasan

Jihad DNO

Penutupan Darunnajah Open 2010

Jihad PPM 3

Turhamun, Alta, Jihad, Zaki dan Faris ketika PPM

Jihad Ashabul Kahfi

Irham dan Jihad, dalam pengajian Ashabul Kahfi

Jihad Fatkan

Fatkan dan Jihad di pelataran Masjid Jami’ Darunnajah

Jihad Haflah

Firdaus, Jihad dan Syarif setelah Haflatut Takharruj

Jihad PRJ

Jihad di Pekan Raya Jakarta 2011

Jihad dan Ibu

Jihad dan Ibunya, Ustadzah Suniati Haris, S.Ag

Keluarga Haris Qodir

Atas: Syauqi Muhammad, Rijalul Kahfi, Narju Rizqillah, Jihad Ardhillah
Bawah: Ustadz H. Abdul Haris Qodir, S.Mn dan Ustadzah Suniati Haris, S.Ag

Perpustakaan Ayahku

Perpustakaan

Perpustakaan Ayahku

Selain menulis dan jalan-jalan, hobiku yang satu lagi adalah membaca, membaca apa saja, tetapi ada dua hal yang kurang aku suka, yakni membaca komik dan novel, adapun hal-hal yang aku suka dalam hal membaca, antara lain, dalam bidang pengetahuan umum, keagamaan, politik, ilmu sosial, ensiklopedia dan lain sebagainya.

Di atas adalah perpustakaan ayahku yang ada di rumahku, beberapa buku-buku islami yang berbahasa Arab sudah diterjemah ke bahasa Indonesia, seperti buku Tafsir Jalalain (2 jilid), Fiqih 5 Mazhab, Bulughul Maram, Riyadhush Shaalihiin (2 Jilid), Fiqih Sunnah (5 Jilid) dan beberapa buku lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Keinginan saya di masa yang akan datang, membangun perpustakaan besar yang bisa berguna untuk masyarakat luas, semoga tercapai, aamiin :)

Menulis, menulis, menulis

Orang-orang yang menghasilkan berbagai macam karya tulis, entah karya sastra ataupun karya ilmiah, semuanya berawal dari adanya kemampuan untuk menulis. Tahun lalu, ketika saya mengunjungi salah satu pesantren di Jawa Timur, terdapat majalah dinding yang didalamnya ada pamflet bertuliskan “Menulislah maka dunia akan menulismu”

Dari pepatah tersebut, kita bisa ambil gambaran bahwasanya orang-orang yang terbiasa menulis maka ia akan bisa menghasilkan karya tulis yang bagus pula. Menurut logika saya, para novelis serta cerpenis memulai tulisan mereka berawal dari kebiasaan menulis, dengan menulis secara terus menerus dari satu artikel ke artikel yang lainnya menjadikan mereka dapat mengasilkan karyanya. Dengan novel, mereka bisa terkenal ke seluruh seantero dunia, dan kita mengetahui itu, karena kita saat ini menikmati sekali tulisan mereka.

Dan mungkin ada juga dari mereka yang berawal dari hanya sekedar iseng saja. Orang-orang yang pandai menulis biasanya juga suka membaca, mengapa demikian? Dari hasil apa yang dia baca akan dia urai kembali sesuai dengan gambaran dan tafsirannya. Selain membaca, ada juga yang suka merenung, dan dengan hasil merenungnya tersebut ia dapat menuliskan seluruh uneg-unegnya.

Para mahasiswa pascasarjana menulis hasil penelitian mereka berdasarkan teori-teori yang mereka pelajari dan mereka dapatkan sesuai dengan apa yang mereka teliti, dan dengan hasil penelitian tersebut, mereka mendapatkan gelar sesuai dengan tingkatan pendidikan yang mereka ambil. Gelar Magister untuk Strata 2 dan Gelar Doktor untuk Strata 3 bagi mereka yang bisa menyelesaikan tesis dan disertasi mereka serta yang dapat mempertahankan teori-teori yang mereka teliti. Dan semua itu adalah hasil tulisan mereka.

Bagi saya yang baru lulusan setingkat SMA, menulis adalah sarana untuk menyampaikan uneg-uneg saya serta pesan saya kepada siapa saja yang membaca tulisan saya. Saya mengakui bahwa tulisan saya masih sangat mengambang dan tidak jelas dikarenakan keterbatasan pengetahuan yang saya miliki, yang mana saya akan terus berusaha untuk menambah pengetahuan tersebut.

Zaman sekarang, menulis sangatlah mudah, tidak seperti ribuan tahun lalu yang harus susah-susah menulis di berbagai sarana seperti daun, batu, tumbuhan dan lain sebagainya, saat ini kita hanya menulis di internet saja sudah tersimpan dengan mudah, tentunya dengan bantuan berbagai teknologi komunikasi seperti smartphone dan komputer.

Banyak media yang dapat dipergunakan oleh kita untuk “menulis” di zaman sekarang, ada facebook, ada twitter, ada blogger, ada multiply, ada wordpress dan masih banyak lagi yang sejenis dengan jejaring sosial ataupun blog, dan lain sebagainya

Siapakah Aku?

Aku adalah Aku yang terlahir ke dunia ini tanpa ada yang mengetahui apa maksud dan tujuanku diciptakan.
Aku adalah Aku yang  konon jauh sebelum aku diciptakan telah terjadi perjanjian antara aku dengan Tuhan yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya.
Aku adalah Aku mahluk ciptaanNya, dimana dalam penciptaanku tidak ada yang mengetahui maksud dan tujuannya, karena ini merupakan suatu RahasiaNya.
Aku adalah Aku yang menurut pandangan setan dan malaikat dalam penciptaan mahluk sepertiku hanya akan menimbulkan pertumpahan darah dan kekacauan.
Aku adalah Aku dimana kewajibanku membuktikan prasangka mereka salah, bahwa dengan diciptakannya aku akan tercipta kedamaian.
Aku adalah Aku yang menurutnya aku diciptakan hanya untuk beribadah.
Aku adalah Aku dimana setan dan jinpun diciptakan untuk beribadah kepadaNya, yang di dalamya menjalankan suatu ketaatan kepadaNya,dimana ketaatan itu menjadi suatu pandangan bagi kami mereka menjalankannya masing-masing.Manusia menjalankan ketaatannya dengan mengikuti sebagaimana yang Rasul anjurkan.Setan dan Jin menjalankan ketaatannya dengan menjalankan maksiat.
Aku adalah Aku yang akhirnya aku berpikir pada apa yang telah terjadi pada suatu kejadian dimana bagi kaum muslim percaya kepada apa yang telah Muhammad terima sebelumnya.
Aku adalah Aku yang tidak mengetahui apa atau siapa yang Muhammad sembah sebelum dia diperkenalkan Jibril tentang Allah.
Aku adalah Aku yang tidak mengetahui agama apa yang Muhammad anut sebelum ia mendirikan dan menyebarkan Islam.
Aku adalah Aku yang tidak mengetahui apa yang menjadi kitab atau pegangan Muhammad sebelum ia diangkat menjadi penerima, pengemban dan penyebar Al Qur’an.
Aku adalah Aku dimana keyakinanku mengatakan apa yang menjadikan Muhammad mendapatkan suatu perubahan dengan menerima ayat pertama surat Al ‘Alaq, yang bagiku merupakan suatu ikatan terbesar seluruh umat manusia dengan Tuhannya, semenjak jaman Adam sampai dengan Muhammad yaitu diperintahkan untuk menyeru nama Tuhannya
Karya Yogi Fery Hidayat
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.